Monday, 14 December 2015

BUNCIS DAN KHASIATNYA


                                                         BUNCIS DAN KHASIATNYA


Kacang buncis atau biasanya hanya disebut buncis, adalah sayuran yang sangat mudah didapat di sekitar kita. Bahkan sebagian besar dari kita pernah mengonsumsinya. Rasanya yang khas, renyah dan agak manis, seringkali menjadi pilihan ibu-ibu untuk dijadikan sebagai bahan sayuran yang bergizi. Dari 100 gram ekstrak buncis terkandung karbohidrat 7,81%, lemak 0,28%, Protein 1,177%,serat kasar 2,07% dan kadar abu 0,32%.

Namun mungkin hanya sedikit dari kita yang mengetahui bahwa di dalam kacang buncis terkandung potensi khasiat untuk mengobati penyakit. Tidak tanggung-tanggung penyakit yang dapat ditolong dengan mengonsumsi buncis ini adalah penyakit yang sangat terkenal, yakni diabetes mellitus atau penyakit kencing manis.


Satu penelitian yang dilakukan oleh seseorang peneliti IPB menunjukkan bahwa di dalam kacang buncis terdapat zat B-sitosterol dan stigmasterol yang dapat meningkatkan produksi insulin, dengan meningkatnya produksi insulin, maka kadar gula darah juga dapat diturunkan.

Memang penelitian ini masih diujicobakan binatang percobaan, yakni tikus. Namun ini merupakan langkah luar biasa di mana kacang buncis yang merupakan makanan yang mudah dan biasa ditemui serta enak dikonsumsi, memiliki potensi terapi yang luar biasa.

Yang perlu dipikirkan adalah berapa dosis yang diperlukan jika di konsumsi oleh manusia. Selain itu jika dimasak apakah mengurangi khasiat atau tidak. Sebagian herbalis menganjurkan dikonsumsi mentah agar kadar zat aktifnya tidak hilang. Bahkan juga dianjurkan untuk mengonsumsi dengan jumlah 250 gram tiap konsumsi yang bisa diulang sehari 3 kali. Namunn anjuran – anjuran tersebut masih perlu diteliti lagi, karena tidak semua zat dapat hilang dengan perebusan, dan ketepatan dosis pemakaian haruslah lewat uji yang akurat.


Namun bagaimanapun, ini tetap merupakan kabar gembira. Karena bagi penggemar buncis, mereka dapat menikmati bahan terapi yang menyehatkan dan nikmat. Bayang – baying overdosis juga bisa di singkirkan, karena buncis sangat aman dikonsumsi dalam jumlah besar. Bahkan dengan mekanisme peningkatan kadar insulin yang dihasilkan, bisa juga mengurangi resiko terjadinya hipoglikemik akibat penurunan kadar gula yang drastic. Artinya penurunan gula yang dihasilkan oleh konsumsi buncis tidak sampai meyebabkan penurunan kadar gula darah drastic yang sering tak terkendali, sebagaimana biasa terjadi pada penguunaan obat-obatan antidiabetes. 

No comments:

Post a Comment