Monday, 14 December 2015

Tomat dan Khasiatnya

                                                                       Tomat dan khasiat

            Tomat adalah  buah sayuran yang sangat mudah dijumpai. Warnanya yang sangat cerah sungguh menarik. Selai kaya vitamin C, dan A, tomat konon dapat mengobati bermacam penyakit.

            Tomat pada mulanya ditemukan disekitar Peru, Ekuador dan Bolivia. Di Prancis, tomat dinamakan ‘apel cinta’ atau Pome d’amour. Dikatakan sebagai apel cinta, karena tomat diyakini mampu melemahkan lemah syahwat dan meningkatkan jumlah sperma serta kegesitan gerakannya.

            Khasiat buah tomat di antaranya adalah sebagai berikut:


1.  Dr. john Cook Bennet dari Wiloughby University, Ohio, sebagai orang pertama yang meneliti manfaat tomat, pada November 1834, menunjukan bahwa tomat dapat mengobati diare, serangan empedu, gangguan pencernaan dan memulihkan fungsi liver. Tomat juga banyak digunakan untuk masakan, seperti sup, jus, pasta dan yang lain-lain. Rasanya yang sedikit asam bahkan bikin selera makan bertamah.

2.  Peneliti lain dari Roweett Research Institute di Aberdeen, Skotlandia, juga berhasil menemukan manfaat tomat yang lainnya. Menurutnya, gel berwana kuning yang menyelubungi biji tomat dpat mencegah penggumpulan dan pembekuan darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung dan stoke.

3.   Dalam pigmen warna merah pada tomat, mempunyai nilai lebih lainnya. Warna merah pada tomat lebih banyak mengandung lycopene, yaitu zat antioksidan yang dapat menghancurkan radikal bebas dalam tubuh akibat rokok, polusi dan sinar ultraviolet. Selain itu, lycopene juga berkhasiat membantu mencegah kerusakan sel yang dapat mengakibatkan kanker leher rahim, kanker prostat, kanker perut, dan kanker pancreas. Memang lycopene tidak hanya ditemukan pada tomat, tetapi juga pada anggur merah, semangka dan papaya. Namun, lycopene yang paling banyak jumlahnya terdapat pada tomat.

4. Studi yang dimuat di journal of the National Cancer Institute menguatkan bahwa mengonsumsi tomat dalam jumlahnya cukup dapat menurunkan resiko kanker, meski tidak semua jenis kanker. Dari 72 penelitian yang dilakukan, 57 menyatakan terdapat keterkaitan konsumsi tomat dengan penurunan resiko kanker, demikian keterangan menurut Dr. Edward Giovannucci dari Harvard Medical School. Dia menyatakan bahwa data data yang ada hampir semua mengaitkan konsumsi tomat dengan kanker prostat, paru – paru dan system pencernaan.

Fakta di balik tomat :

1     1.  Rasa asam buah tomat berasal dari asam malik dan asam sitrat.

2     2. Buah tomat menstimulir keluarnya enzim pencernaan, teruatama yang berasal dari pancreas. Guna      meningkatkan kerja saluran cerna, minum jus tomat setiap hari sebelum makan.

3     3.  Jus tomat berkasiat tonik bagi penderita yang sedang sakit maupun pada fase penyembuhan.

4     4.  Pengobatan tradisional Cina membuktikan, tomat mempunyai khasiat pereda demam                         (antiseptic) dan   penawar racun.

5   5. Tomat olahan seperti direbus, saus tomat, dan pasta membuat lycopene lebih mudah diserap         sehingga lebih berkhasiat untuk mencegah kanker prostat dan penyakit jantung.

6    6. Waspada bagi orang yang sensitive terhadap tomat, sebab bisa timbul alergi di saluran cerna akibat      kandungan saponin, solanin, dan histamine.


Jika dibandingkan antara semua jenis tomat, yang paling baik dikonsumsi adalah tomat merah atau tomat buah. Tomat berwarna merah mengandung vitamin C dan Vitamin A, lima kali lebih banyak dibandingkan dengan tomat sayur.

 Semakin matang tomat, semakin kaya kandungan vitaminnya. Zat – zat dalam tomat saat dimasak dengan sayuran lain pun tidak hilang, malah menghancurkan radikal bebas dalam masakan.

No comments:

Post a Comment